Yustina Seo

Yustina Seo

administrator Manutapen,senyuman anda kebanggaan kami

Website URL: http://www.puskmtp.dinkes-kotakupang.web.id   |   Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

BEBASKAN SARANA AIR MINUM DARI E.COLI

Jumat, 27 Juli 2018 06:54

Persayaratan kualitas tersebut tertuang dalam Permenkes No.416 Tahun 1990 tentang Syarat dan pengawasan kualitas air, maka diperlukan tindak lanjut pengawasan berupa pengambilan sampel air untuk dilakukan pemeriksaan di Laboratoruim guna mengetahui kualitas bakteriologisnya.

 

Sanitasi Air Minum Rumah Tangga  sangatlah penting untuk mendukung derajat kesehatan di masyarakat, salah satunya dengan inspeksi sarana air minum  dengan pengambilan sampel air minum untuk di uji di Laboratorium  guna mengetahui kualitas air minum dimasyarakat. Kelurahann  yang akan di awasi kualitas air minumnya adalah Kelurahan Manutapen khusus  di RT 12. Sarana air minum yang ada 131 sarana dan sampel yang harus di ambil sesuai standar dari Dinkes 50 sampel pertahun .

 

Meningkatkan kesadaran ,kemauan dan kemampuan masyarakat dalam pemgamanan kualitas air minum maupun air bersih  untuk berbagai kebutuhan dan kehidupan manusia.

Tujuan dari pemeriksaan sampel air :

Terpantaunya kualitas air minum melalui upaya pengawsan:

 Diketahui Kualitas air  yang memenuhi syarat kesehatan.

Meningkatanya kulaitas aair melalui upaya perbaikan

   Meningkatakan pengertian,kesadaran,kemauan pengawasan kualitas air

 

Puskesmas merupakan pusat pengembangan kesehatan masyarakat yang juga membina peran serta masyarakat disamping memberikan pelayanan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat diwilayah kerjanya dalam bentuk kegiatan pokok. Untuk itu perlu diadakan komunikasi antara penyelenggara program dengan masyarakat agar pelaksanaan layanan berjalan secara optimal.

Masih banyak penderita kanker leher rahim dan kanker payudara didunia khususnya di Indonesia kebanyakan datang ke tenaga kesehatan sudah stadium lanjut.

Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pentinya melakukan pemeriksaan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara untuk itu dilakukan penyuluhan pada masyarakat khususnya WUS disetiap desa agar masyarakat tahu dan mampu mengatasi permaslahannya sendiri dan dengan bantuan tenaga kesehatan bisa mencapai kesehatan secara menyeluru

       Menurunkan angka kematian ibu, wewujudkan akses kesehatan reproduksi bagi semua.  

  • Menambah pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara.
  • Masyarakat mampu melakukan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara
  • Mempermudah penanganan kanker leher rahim dan kanker payudara
  • Mempercepat mendapat rujukan untuk penatalaksanaan selanjutnnya

Kegiatan pokok yang dilaksanakan dalam rangka menurunkan angka kematian ibu karena kanker mulut rahim dan kanker payudara adalah mendeteksi dini kanker mulut rahim dan kanker payudara, dengan cara :

  • Penyuluhan IVA
  • Penyuluhan SADARI
  • Pelayanan rutin IVA dipoli KB
  • Pelayanan papsmear

 

Menuju Indonesia Bebas MR 2020

Kamis, 26 Juli 2018 07:10

Kampanye Iminisasi MR dilakukan untuk  meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap penularan penyakit Campak dan Rubella yang dapat menyebabkan kecatatan dan kematian

STBM merupakan satu upaya preventif yang hanya memerlukan kesadaran dan kemauan untuk mengubah perilaku menuju perilaku Hidup Berish dan sehat “dikatakan oleh Kepala Puskesmas Manutapen drg.Hariyono Kepada Masyarakat pada waktu kegiatan posyandu bayi Balita di KelurahanManutapen

 

drg.Hariyono mengatakan strategi nasional STBM memiliki outcome indikator yang menurutnya kejadian penyakit diare dan penyakit berbasis lingkungan lainya yang berkaitan dengan sanitasi dan perilaku

Program STBM dimulai sejak 2006 kemudian 2008 dikeluarkan peraturan terkait dengan STBM, berupa keputusan Mentri Kesehatan tentang STBM.

Kepala Puskesmas Manutapen Mengatakan akan bekerjasama dengan lintas sektor terkait guna mendukung pendidikan penanaman perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Kebiasaan cuci Tangan Pakai sabun (CTPS) sebagai upaya mewujudkan masyarakat sehat.

Dengan tersedianya Sarana cuci tangan pakai sabun yang merupakan swadaya masyarakat, lintas sektor dan puskesmas Manutapen diharapkan dapat mendukung upaya terwujudnya  generasi yang sehat terwujudnya lingkungan yang sehat.