Puskesmas Manutapen Kupang

Warta Puskesmas

Displaying items by tag: Operasi timbang

Puskesmas Manutapen melakukan kegiatan operasi timbang dan pemberian vitamin A bagi bayi dan balita setiap Bulan Februari dan Agustus. Kegiatan operasi timbang meliputi penimbangan berat badan serta pengukuran panjang dan tinggi badan bayi dan balita. Kegiatan operasi timbang ini  bertujuan untuk memantau pertumbuhan bayi dan balita sedangkan pemberian vitamin A bertujuan untuk mencegah bayi dan balita dari penyakit atau gangguan yang disebabkan oleh kekurangan vitamin A seperti rabun senja serta mencegah bayi/balita dari penyakit infeksi seperti campak dan diare. Oleh karena itu, pastikan anak anda mendapatkan kapsul vitamin A. Jika anak anda belum mendapatkan kapsul vitamin A, segera laporkan kepada kader posyandu atau datang ke Pustu maupun ke Puskesmas Manutapen untuk mendapatkan kapsul vitamin A secara gratis.

Kegiatan operasi timbang Puskesmas Manutapen rutin dilakukan setiap bulan. Kegiatan yang dilakukan dengan melakukan pengukuran antropometri anak antara lain pengukuran Tinggi Badan (TB)/Panjang Badan (PB), Berat Badan (BB), dan Lingkar Lengan Atas (LILA) anak.Tujuan dari pengukuran antropometri ini agar dapat diketahui perkembangan dan pertumbuhan anak, apakah anak menunjukan perubahan perkembangan dan pertumbuhan yang baik atau sebaliknya. Pertumbuhan yang baik ditunjukan apabila ukuran antropometri anak sesuai dengan standar ukuran antropometri anak normal di usianya. Jika tinggi badan anak kurang dari tinggi badan normal diusianya maka berisiko mengalami stunting (perawakan pendek), jika berat badan anak kurang dari berat badan normal anak di usianya maka anak mengalami gizi kurang (underweight), dan jika berat badan anak kurang menurut tinggi badannya maka anak mengalami kekurusan (wasting). Ini terjadi karena anak mendapatkan asupan zat gizi yang tidak adekuat. Zat gizi yang diperoleh dari makanan memiliki manfaat yang sangat besar bagi tumbuh kembang anak. Zat gizi memiliki fungsi memberikan energi, zat pembangun dan pengatur dalam tubuh. Jika  Kekurangan gizi terutama pada masa balita akan menyebabkan meningkatnya resiko infeksi dan kematian serta terganggunya pertumbuhan fisik dan mental. sedangkan jika anak mengalami kelebihan gizi maka meningkatkan risiko terjadinya penyakit degeneratif. Mengingat resiko kekurangan gizi yang begitu besar, maka pemantauan status gizi anak dengan pengukuran antropometri sangatlah penting agar dilakukan pencegahan yang tepat dan cepat sehingga kondisi anak tidak memburuk. Oleh karena itu, kami menghimbau kepada Bapak/Mama untuk membawa anaknya dalam operasi timbang di Posyandu.